3 Hal Susah Langsing...
Berdiet kini sudah menjadi
salah satu gaya hidup yang banyak dilakukan oleh para perempuan urban
untuk mendapatkan tubuh yang langsing. Berbagai program diet, mulai
suntik, menahan lapar, minum pil pelangsing, sampai sedot lemak, sudah
mereka lakukan. Tetapi kok, bobot badan tak kunjung turun dan tubuh
menjadi langsing ya?
Kemungkinan besar, pola diet yang Anda pilih
kurang tepat. Cara terpopuler yang dilakukan untuk berdiet biasanya
menahan rasa lapar, misalnya dengan tidak makan malam. Padahal pantang
makanan dan menahan lapar adalah cara terburuk untuk diet. Sebanyak 91
persen orang gagal berdiet dengan cara ini. Menahan lapar justru akan
menimbulkan rasa lapar berlebih dan balas dendam untuk makan, sehingga
akan menimbulkan rasa bersalah.
Ada tiga hal yang menjadi penyebab utama Anda tak kunjung langsing meski sudah berdiet, antara lain:
1. Program Alam Bawah Sadar Yang Salah
Pernah mendengar ungkapan bahwa gemuk itu identik dengan sehat, makmur,
dan menggemaskan? Ungkapan ini akan sering terdengar ketika melihat
anak kecil yang bertubuh gemuk. Sebaiknya hindari mengucapkan hal ini,
terutama pada anak kecil. Karena ketika anak-anak mendengar ungkapan
seperti ini, alam bawah sadar mereka akan merekamnya, dan terus melekat
dalam otaknya sampai mereka dewasa.
Maka ketika dewasa, alam bawah
sadarnya masih memegang kuat ungkapan tersebut. Akibatnya, program
pengurangan berat badan akan jauh lebih sulit dilakukan. Ini adalah
sebuah program alam bawah sadar yang keliru. Dan hal ini juga dialami
oleh orang dewasa, karena banyak orang yang mengidentikkan kegemukan
dengan kesuksesan pekerjaan dan kekayaan seseorang.
2. Emotional Eating (Lapar Mata)
Mood dengan rasa lapar itu saling berhubungan. Orang cenderung makan
bukan karena lapar, namun karena lapar mata. Coba saja, ketika hujan
turun dan Anda mendengar suara tukang bakso keliling, secara tiba-tiba
Anda pasti merasa ingin menyantapnya untuk menghangatkan diri. Inilah
yang dimaksud dengan emotional eating, yaitu suatu kondisi rasa ingin
makan karena dipengaruhi mood saat melihat atau mendengar suara tukang
bakso. Emotional eating ini bisa membuat tubuh menjadi lebih besar.
3. Obsesive Diet (Diet Ekstra Ketat)
Sampai saat ini terdapat sekitar 25.000 jenis diet dengan metode yang
berbeda-beda. Terkadang diet justru melatih seseorang untuk menjadi
gemuk kembali. Karena biasanya semakin gemuk tubuh orang, maka dia akan
melakukan diet ekstra ketat untuk menurunkan berat badannya. Akibatnya,
setelah kurus ia akan balas dendam untuk menyantap semua makanan yang
selama ini dihindarinya. Diet ekstra ketat ini juga akan membuat daya
tahan tubuh menjadi lemah sehingga mudah terserang penyakit. Ketika
terserang penyakit, Anda malah diwajibkan untuk makan aneka makanan yang
bergizi, yang mungkin saja bisa menaikkan berat badan Anda lagi. Dan jangan lupa olahraga.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar