Minggu, 25 Oktober 2015

3 HAL SUSAH LANGSING

3 Hal Susah Langsing...
Berdiet kini sudah menjadi salah satu gaya hidup yang banyak dilakukan oleh para perempuan urban untuk mendapatkan tubuh yang langsing. Berbagai program diet, mulai suntik, menahan lapar, minum pil pelangsing, sampai sedot lemak, sudah mereka lakukan. Tetapi kok, bobot badan tak kunjung turun dan tubuh menjadi langsing ya?
Kemungkinan besar, pola diet yang Anda pilih kurang tepat. Cara terpopuler yang dilakukan untuk berdiet biasanya menahan rasa lapar, misalnya dengan tidak makan malam. Padahal pantang makanan dan menahan lapar adalah cara terburuk untuk diet. Sebanyak 91 persen orang gagal berdiet dengan cara ini. Menahan lapar justru akan menimbulkan rasa lapar berlebih dan balas dendam untuk makan, sehingga akan menimbulkan rasa bersalah.
Ada tiga hal yang menjadi penyebab utama Anda tak kunjung langsing meski sudah berdiet, antara lain:
1. Program Alam Bawah Sadar Yang Salah
Pernah mendengar ungkapan bahwa gemuk itu identik dengan sehat, makmur, dan menggemaskan? Ungkapan ini akan sering terdengar ketika melihat anak kecil yang bertubuh gemuk. Sebaiknya hindari mengucapkan hal ini, terutama pada anak kecil. Karena ketika anak-anak mendengar ungkapan seperti ini, alam bawah sadar mereka akan merekamnya, dan terus melekat dalam otaknya sampai mereka dewasa.
Maka ketika dewasa, alam bawah sadarnya masih memegang kuat ungkapan tersebut. Akibatnya, program pengurangan berat badan akan jauh lebih sulit dilakukan. Ini adalah sebuah program alam bawah sadar yang keliru. Dan hal ini juga dialami oleh orang dewasa, karena banyak orang yang mengidentikkan kegemukan dengan kesuksesan pekerjaan dan kekayaan seseorang.
2. Emotional Eating (Lapar Mata)
Mood dengan rasa lapar itu saling berhubungan. Orang cenderung makan bukan karena lapar, namun karena lapar mata. Coba saja, ketika hujan turun dan Anda mendengar suara tukang bakso keliling, secara tiba-tiba Anda pasti merasa ingin menyantapnya untuk menghangatkan diri. Inilah yang dimaksud dengan emotional eating, yaitu suatu kondisi rasa ingin makan karena dipengaruhi mood saat melihat atau mendengar suara tukang bakso. Emotional eating ini bisa membuat tubuh menjadi lebih besar.
3. Obsesive Diet (Diet Ekstra Ketat)
Sampai saat ini terdapat sekitar 25.000 jenis diet dengan metode yang berbeda-beda. Terkadang diet justru melatih seseorang untuk menjadi gemuk kembali. Karena biasanya semakin gemuk tubuh orang, maka dia akan melakukan diet ekstra ketat untuk menurunkan berat badannya. Akibatnya, setelah kurus ia akan balas dendam untuk menyantap semua makanan yang selama ini dihindarinya. Diet ekstra ketat ini juga akan membuat daya tahan tubuh menjadi lemah sehingga mudah terserang penyakit. Ketika terserang penyakit, Anda malah diwajibkan untuk makan aneka makanan yang bergizi, yang mungkin saja bisa menaikkan berat badan Anda lagi. Dan jangan lupa olahraga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar